Hari tanpa bayangan · 514 kabupaten/kota
Dua kali setahun, bayanganmu hilang.
Saat matahari tepat di atas kepala, benda yang berdiri tegak tidak punya bayangan. Di Indonesia ini terjadi dua kali setahun, dan tanggal serta jamnya berbeda untuk tiap daerah.
Berikutnya
Simulasi
Lihat bayanganmu bergerak
Bayangkan tongkat tegak di titik tengah daerahmu, dilihat dari atas. Geser tanggal dan jam: ujung bayangan menyapu lengkung yang berbeda tiap hari, dan pada hari tanpa bayangan lengkung itu melewati kaki tongkat tepat saat tengah hari.
Seluruh Indonesia
Satu matahari, 514 jadwal
Kenapa dua kali?
Matahari bolak-balik melintasi Indonesia
Karena sumbu Bumi miring 23,4°, titik di Bumi yang tepat di bawah matahari bergeser antara 23,4° LU (Juni) dan 23,4° LS (Desember). Indonesia membentang dari sekitar 11° LS sampai 6° LU, jadi titik itu melintasinya dua kali: ke utara sekitar Februari–April dan kembali ke selatan sekitar September–Oktober.
Terbit dan terbenam
Siang di sini hampir selalu dua belas jam
Tentang perhitungan
- Posisi matahari dihitung dengan algoritma NOAA Solar Calculator, yang berdasar pada Astronomical Algorithms karya Jean Meeus. Ketelitiannya sekitar satu menit; semuanya dihitung di peramban, tanpa data dari luar.
- Hari tanpa bayangan adalah hari ketika deklinasi matahari saat kulminasi paling dekat dengan lintang setempat. Pada jam itu matahari menyimpang kurang dari setengah derajat dari titik zenit, sehingga bayangan benda tegak praktis hilang.
- Lokasi tiap kabupaten/kota adalah titik tengah wilayahnya (batas wilayah geoBoundaries: BPS, WFP, OCHA ROAP, CC BY 3.0 IGO). Di ujung wilayah yang luas, tanggalnya bisa bergeser sehari dan jamnya beberapa menit. Waktu terbit dan terbenam dihitung untuk horizon datar tanpa memperhitungkan ketinggian tempat.
- Jadwal resmi kulminasi utama untuk kota-kota di Indonesia diterbitkan setiap tahun oleh BMKG.
- Jangan menatap matahari secara langsung, juga saat mengamati hari tanpa bayangan. Lihat bayangannya saja.